Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Pasar Minyak Stabil Meski AS Berlakukan Ancaman Tarif & Rusia Ambil Sikap
Monday, 14 July 2025 07:49 WIB | OIL |Oil,

Harga minyak stabil setelah Presiden Donald Trump meningkatkan eskalasi perang dagang, dengan ancaman tarif 30% untuk barang-barang dari Uni Eropa dan Meksiko yang menekan selera risiko dan prospek permintaan energi.

Minyak acuan global Brent sedikit berubah di atas $70 per barel, setelah naik 3% pekan lalu, sementara West Texas Intermediate berada di atas $68. Indeks saham berjangka AS turun setelah ancaman tarif terbaru, yang menyusul langkah-langkah perdagangan AS terhadap negara-negara mulai dari Kanada hingga Brasil dan Aljazair pekan lalu.

Di saat yang sama, investor waspada terhadap "pernyataan penting" yang dijanjikan Trump tentang Rusia pada Senin malam yang mungkin akan membuatnya membahas perang di Ukraina dan kebijakan sanksi AS. Menjelang itu, presiden mengatakan kepada wartawan di AS pada Minggu bahwa Washington akan mengirim lebih banyak senjata ke Kyiv.

Harga minyak berjangka tetap lebih dari 5% lebih rendah tahun ini, dengan pasar berada di titik yang rumit. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah telah mereda setelah konflik Israel-Iran, yang membebani harga, dan perang dagang yang dipimpin AS semakin memanas dengan serangkaian ancaman baru dari Trump. Di tempat lain, OPEC+ telah melonggarkan pembatasan pasokan dengan cepat, memperkuat kekhawatiran tentang kelebihan pasokan minyak mentah, meskipun para delegasi mengatakan jeda mungkin akan segera terjadi.

Beberapa metrik pasar menunjukkan kondisi minyak jangka pendek tetap mendukung. Spread cepat Brent ” selisih antara dua kontrak terdekatnya ” tetap lebih dari $1 per barel dalam backwardation, sebuah pola positif.

Brent untuk pengiriman September naik 0,1% menjadi $70,43 per barel pada pukul 08.16 di Singapura.

WTI untuk pengiriman Agustus naik 0,06% menjadi $68,49 per barel. (azf)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS